Selasa, 27 Oktober 2015

BAGAIMANAKAH KITA ?

Kini bulan malu menampakkan batang hidungnya
Bintang enggan bertegur sapa kembali
Bahkan malam kini mulai pudar di tengah keramaian kota
Aku sadar betapa tak menawan sebenarnya angin yang kuhirup dalam
Tetapi semua kawanan mulai memasuki area pertandingan ini
Apa yang mereka cari apa yang aku cari apa yang kalian cari
Semua pertanyaan dan pernyataan menjadi satu tak ada kesimpulan abadi
Hanya tertuju pada pandangan mata hati
Barang yang keramat
Barang yang disegani semua umat di kalangan besarnya dunia
Sumber daya sumber daya alam melimpah ruah
Bukan hanya sumber daya manusia yang digunakan
Bukan hanya tenaga saja yang kita galangkan
Tuhan telah memberi Tuhan telah memerintah Tuhan telah memberi kesempatan
Untuk apa kita siakan ? untuk apa kita cemooh ?
Hatiku pilu melihat erangan bumi yang kian menjadi
Seakan selayaknya nama yang tak indah
Bumi marah langit tak mau menangis
Siapa yang harus kita salahkan jika alam seperti ini
Aku kalian mereka siapa lagi ?
Wahai pemuda Indonesia kita penerus generasi bangsa
Apa yang akan aku berikan kepada bangsa ?
Apa yang akan kalian berikan kepada bangsa ?
Apa yang akan mereka berikan kepada bangsa ?








Jakarta, 27 Oktober 2015


Tidak ada komentar:

Posting Komentar